Adik Tiriku Yang Cantik TAMAT

Kami akhirnya pulang ke rumah dan adikku sendiri mulai berkerja. Aku juga kembali ke kehidupan normal. Pekerjaan kami membuat kami sangat sibuk sehingga waktu untuk berdua juga sangat sedikit. Posisi ku membuatku hampir melupakan kehidupan pribadi. Aku sendiri juga mendapatkan kabar kalau aku akan di pindahkan ke eropa karena perusahaan aku pusat nya ada di sana.

Suatu hari yang tak terduga, ibu kami mendadak datang memberikan kejutan. Kami berdua sangat antusias menyambut keberadaan nya. Layaknya anak kecil, aku dan adik ku langsung memeluk dan bermanja manja dengan ibu kami. Dia akan berada bersama kami selama 1 minggu. “Jim. Kamu sudah gede tapi masih manja ama mami. Hehehe. Gak malu ama dedek tuh?” Ledek ibu tiriku. “Sama mami mah nggak ah… Hehehe.” Jawabku manja.

“Huuuu.. dasar. Suka banget bermanja dia ama mama ya? Hehehe. Dulu adik kamu sudah bisa mandi sendiri, kamu masih mama mandiin. Padahal kamu sudah 1 smp saat itu. Hehehe. Gak Malu kamu?” Tanya ibuku sambil meledek. “Nggak sih. Heheh. Aku mau dimandikan lagi dong sama mama. Hehehe. Mama gak kangen mandiin aku?” Tanyaku meledek dan menggoda manja. “Kamu gak malu tuh? Ada dedek lagi dengerin.” Tanya ibuku sambil tertawa. “Biarin aja. Kali dia mau ikutan dimandikan ama mama” jawabku samnil mencolek hidung adikku. Kami tertawa bersama.

Read more

Adik Tiriku Yang Cantik Chapter 3

“Jim. Apaan sih? Aahhh ohhh ahhh geli… enak… apaain sih… kamu ngapain Jim.? Enak!!!” Teriaknya. Aku jujur mau ketawa tapi nanti malah merusak suasana, jadi ku tahan saja tawa ku untuk nanti. Aku kembali fokus dengan permainan lidahku di bagian tubuhnya yang paling intim itu. Dia merasakan sensasi luar biasa. Tubuhnya bergetar hebat. Lidahku juga berputar putar di permukaan vagina nya.

“Ohhh ohh ooohhh ahhh AHHH oooh ohhh Jim.” Teriaknya. Lidah aku mulai pegal dan kini jari jari ku memainkan klitoris nya. “Buset! Jim.! Ahhhhh ahhh AHHH oooh ohhh ahhh AHHH oooh ohhh apa lagi ini… ahhhhhh” teriaknya. Aku diam saja. Kedua tangan nya mulai memukul ranjang seperti sudah mau menyerah. Aku tidak peduli dan terus bermain sampai dia mendapatkan orgasme nya.

Tubuhnya bergetar hebat seperti baru tersambar petir. Aku mendiamkan nya sesaat untuk memberinya waktu istirahat. Setelah dia mulai tenang, aku kembali mencium bibir nya dan wajahnya yang cantik itu. “I love you” bisik ku di telinga nya. Aku Kemudian juga mulai menjilati telinga nya. Dia merasakan sensasi yang geli tapi juga mendesah.

Read more

Adik Tiriku Yang Cantik Chapter 2

Aku masih tertidur dan dia sudah terbangun. Aku sebetulnya sudah bangun tapi pura pura tidur. Dia mendekatkan wajahnya dan dia tersenyum. Tak lama kemudian, bibirnya mendarat di pipiku. Aku diam saja. Aku bukannya tidak pernah dicium wanita. Setelah itu dia mendaratkan bibirnya di bibirku. Aku juga diam saja. Toh sudah bukan pertama kalinya.

“Dor!!!” Aku berteriak. Dia? Berteriak juga. “Aaaaaaaa” Teriak nya terkejut. “Hahaha. Tuh bibir mendarat ke mana dek?” Tanyaku meledek. “Aku tahu Kok dari tadi kamu ngapain aja dek” kata ku dengan senyum penuh kemenangan. “Ihhhh reseh! Malu tauk!!” Katanya sambil marah dan tersenyum. Aku kemudian memeluknya dari belakang. Dia pasrah saja.

“Gantian dong. Aku yang cium kamu dek. Muach… dah lama gak cium dedek tersayang.” Kataku dengan lembut. Dia tersenyum saja. “Uh Jim. Maaf ya kalau tadi kamu tidak suka. Aku benar benar ingin mempunyai kekasih seperti kamu. Tapi kamu hanya ada 1 orang.” Katanya sedih. Aku yang tadi senyum senyum saja mulai ikut sedih juga.

“Aku paham dek. Gak semua yang kita mau selalu terkabulkan di dunia ini. Menurut dedek, aku ini sempurna tapi tidak menjamin aku bisa menjadi suami yang baik. Mungkin aku bisa menjadi kakak yang baik tapi belum tentu bisa jadi suami yang baik. Semua ada peranan nya masing masing dek. Itulah hidup. Penuh kepahitan. Tapi suatu hari, dedek akan bertemu jodoh yang tepat.” Kataku.

Read more

Adik Tiriku Yang Cantik Chapter 1

“Arghhh ahhh AHHH oooh ohhh ahhh AHHH nikmat banget… enak…. arghhh ohhh ahhh terus Jim. Jangan …. arghhh. Berhenti…” desah nya. Aku terus memompa vagina adik tiriku yang sangat cantik ini. “Ini juga kado buat dedek karena sudah di wisuda dengan nilai yang sangat memuaskan.” Kataku

2 tahun lalu….

Namaku Jimmy. Aku berusia 26 tahun. Keluargaku sudah hancur berantakan dari aku berusia 5 tahun karena ayah ibu ku cerai. Aku memiliki seorang adik perempuan tapi dia dibawa oleh ibuku dan ayahku menikah lagi dengan seorang wanita. Dari perkawinan mereka,seorang anak perempuan dilahirkan. Sekarang dia sudah berusia 21 tahun.

Ibu tiri ku memperlakukan aku dengan baik selayaknya anaknya sendiri. Beliau sudah berusia 45 tahun tapi masih sangat cantik dan bahkan saking cantiknya, dia terlihat lebih mirip seperti kakak kandung ku. Anaknya alias adik tiri ku? Tak kalah cantik. Mereka berdua terlihat seperti kakak adik karena ibu tiri ku selalu melakukan perawatan.

Read more