Anggie The Series: Budak Seks

Sudah dua minggu itil ku di pasangi gembok oleh mas Hari dan mas Mantri..aku demikian takut kalau kalau mas Aries tahu keadaan ku.. Aku terus memohon kepada mas Hari dan Mas Mantri untuk melepaskan gembok itu. Sementara itu setiap mas Aries mengajak bermesraan saya selalu menolak dengan alasan yang beragam. Saya sangat takut mas Aries sampai melihat ada gembok yang ter tindik di itil ku, apa lagi yang pegang kuncinya ternyata orang lain. Hari itu mas Aries sedang libur dan sedang berada di rumah. Tiba tiba telepon berbunyi, mas Aries yang mengangkat, tidak berapa lama “Anggie, kamu masak apa hari ini .. buat untuk empat orang ya…”kata mas Aries..”buat siapa mas? siapa yang mau datang?” kata ku khawatir…”Hari sama Mantri mau mampir.. Sudah lama mereka tidak main kesini” mendengar itu jantungku  langsung seperti copot “memang jarang main sama mas Aries tapi sering mempermainkan istrimu mas…”

Aku pun menuruti dengan memasak 2 porsi lebih banyak… dan jantungku berdegub kencang… tapi anehnya ada suatu rasa yang aneh juga menghinggapi diri ku…Tidak berapa lama bel apartement kami berbunyi. “Anggie tolong dibuka pintunya… saya sedang pakai baju” kata mas Aries. Aku segera membuka pintu apartement…”wahhh nyonya rumah sudah nggak sabar ketemu kita kayanya…”kata mas Mantri begitu pintu di buka.”mas apa apaan sih…jangan keras keras nanti mas Aries dengar”kataku sambil sedikit marah.”mumpung suami mu di kamar buka pakaian dalam kamu”kata mas Hari dengan suara seramnya sambil menunjukan dua buah benda yaitu sebuah DVD dan kunci gembok… aku  tahu maksudnya.”mas tolong jangan….”.”sudah lakukan saja sebelum suami kamu keluar..atau…”katanya lagi sambil mengacungkan kembali kedua buah benda tadi. aku pun dengan rasa sangat khawatir melepaskan bra dan celana dalam ku tanpa melepas pakain luarku yang berbentuk terusan pendek dan berbahan sedikit tipis..aku melepaskannya cepat2 takut jika tiba tiba mas Aries keluar.

Dan mas Mantri merebutnya dari tangan ku dan memasukannya di dalam tas kecil yang dibawanya. Tidak berapa lama mas Aries keluar dari kamar dan mereka langsung mengobrol. Sementara saya segera masuk dapur untuk menyiapkan makan malam buat mereka semua.”mas Aries kok mbak Anggie kelihatan makin seksi ya…”celetuk mas Mantri yang membuat darah ku terasa mendesir..”ah bisa aja mas Mantri..gini nih kalau lama nggak ketemu istri sendiri semua wanita dianggap seksi” jawab mas Aries.. mungkin dia hanya menganggap celetukan itu  hanya gurauan tapi tidak bagi ku.. Dengan perasaan yang gamang saya masuk dapur mengingat sekarang saya hanya mengenakan pakaian luar yang sedikit pendek, tanpa pakaian dalam. Kemudian saya langsung menyiapkan  makan malam kami… Saat makan aku duduk bersebelahan dengan mas Aries sedang mas Mantri di depan ku bersebelahan dengan mas Hari. Saat sedang menghirup soup hampir saya tersedak. Saya merasakan sesuatu menyusup diselangkangan ku yang tanpa celana dalam. Ternyata itu adalah jempol kaki mas Mantri.

Dengan mata melotot saya memberi isyarat protes kepada mas Mantri, tapi dia juga nggak kalah sigap dengan sedikit isyarat kepada mas Hari, maka mas Hari mengeluarkan kunci gembok itil ku, memainkan sedikit kemudian mengantongkannya lagi. Itu merupakan isyarat yg jelas bagi ku….”kunci apaan tuh mas Hari.. kecil amat kuncinya, kaya kunci mainan” kata mas Aries ” oh… ini emang kunci mainan kok… kunci ini buat mengendalikan mainan kami..”kata mas Hari dingin. Saya langsung terdiam… dan ibu jari mas Mantri pun bermain main dengan leluasa di vagina ku. Dengan sedikit isyarat dia melebarkan kaki ku… dan mulai memainkan kemaluan ku…. heran dimana dia belajar memainkan vagina dengan kaki,… tapi rasanya nikamt sekali… sehingga tanpa sadar tiba tiba saya melenguh…”engghhhh..” Mas Aries tampak terkejut… “kenapa kamu Anggie..” aku sedikit gelagapan mendengar pertanyaan itu….”hmmm ini mas soupnya…”. ” wah, Mbak Anggie keenakan ya…” kata mas Mantri… Saya tahu maksud sindirannya sehinggak semakin tidak bisa berbicara..

Read more

Anggie The Series: Pelecehan pun Berlanjut

ANGGIE…

Semenjak kejadian pertama, ketika mas Hari dan mas Mantri memperkosa saya, sudah beberapa kali mereka mengulangnya. Setiap kali melakukan mereka selalu mengerjai saya dengan cara cara yang belum pernah terpikirkan oleh saya sebelumnya. Dan yang paling aneh mereka seolah tahu jadwal tugas luar mas Aries suami ku. Mereka selalu merekam setiap mereka menyetubuhi diriku. Diriku sebenarnya merasa sangat terhina atas perlakuan mereka tapi yang aneh saya juga selalu menikmatinya. Mereka selalu menggunakan hasil rekaman kamera itu untuk mengancam saya. Mas Aries suamiku tidak pernah mengetahui bahwa istrinya sekarang telah menjadi budak seks para cleaning service itu, malah dia masih suka mengundang mereka datang ke apartement kami. Namun sebuah kejadian telah membuat saya sangat ketakutan. Hari itu mas Aries sedang tugas ke kota Busan, dan baru kembali 3 hari lagi. Seperti sudah saya duga sebelumnya, sore sore sekali setelah jam kerja kedua orang itu menelpon.

”Anggie..” sekarang mas Mantri memanggil nama saya dengan nama saja tanpa embel embel mbak seperti sebelumnya. “Kami mau datang kesana, tolong kamu bersiap pakai mantel kamu.. jangan pakai apa apa lagi, kita jalan jalan….” segera aku hendak memprotes, tapi…”Jangan bantah kalau tidak mau rekaman kamu saya putarkan didepan suami kamu, dan setelah itu kami sebar di internet” mulut ku segera terkunci aku pun melepas pakaian ku, mengenakan mantel ku dan duduk di ruang tamu menuggu kedatangan mereka dengan perasaan yang campur aduk… terhina, malu, tapi juga ada gejolak rasa aneh yang menggelora. Tidak berapa lama bel pintu apartement saya berbunyi. Saya membukakan pintunya, ” wah kamu cantik sekali …dasar cewe’ nggak punya urat malu hahahahaha…” sambil berkata gitu tangan mas Mantri merogoh ke pantat saya yang tidak mengenakan apa apa dibalik mantel. Saya benar2 terhina..

Kemudian mereka mengajak saya pergi, di sepanjang jalan orang banyak menatap saya sebab mantel yang saya gunakan sedikt pendek dengan bagian bawah yang mengembang. sehingga terkadang jika sebuah kendaraan yang melintas dekat saya atau ada angin nakal maka mantel itu akan mengembang dan memperlihatkan bagian bawah saya yang telanjang. Beberapa kali hal itu terjadi saya selalu berusaha menutupi dengan menekan mantel saya dengan tangan, tapi mas Mantri tidak membiarkanya, dia selalu sigap menangkap tangan saya. Ternyata mereka membawa saya kesebuah kawasan yang bisa dianggap cukup rawan di kota itu. Kami memasuki sebuah tempat yang ternyata adalah tempat yang melayani pembuatan tatto dan tindik. Kemudian mas Hari yang berwajah seperti Tukul tapi tidak lucu itu terlihat berbicara dengan bahasa Korea dengan pemilik tempat itu, walau cuma cleaning service mas Hari memang sudah jauh lebih lama tinggal di Korea dibanding saya selain tempatnya bekerja memaksanya harus bisa bahasa Korea. Terlihat beberapa kali pemilik tempat itu milirik kearah saya kemudian terkekeh.

Read more

Anggie The Series: Diperkosa 2 Cleaning Service


ANGGIE

Umur saya saat ini 23 tahun saya sudah 2 tahun menikah dengan suami saya mas Aries, saat ini mas aries berumur 34 tahun, kami umur kami memang terpaut cukup jauh.. pernikahan kami adalah pernikahan yang diatur. hmmm maksudnya dijodohkan.. tapi bukan berarti saya tidak sayang terhadap mas Aries..dia orang yang sangat humoris.. kehidupan sex kami juga lumayan bagus walau menurut saya dia sangat konservatif satu2nya kebiasaan yang rada tidak konservatif adalah dia senang merekam adegan kami saat bercinta denagn menggunakan handycam walau saya sering protes seba yang terlihat utuh hanya saya sedang dia hanya terlihat dari leher ke atas (curang). Untuk sekedar gambaran saya sering membanggakan kulit saya yang sangat putih saya mengunakan bra ber ukuran 34C Tinggi saya 155cm dan berat 44kg. Buah dada saya lumayan membulat dengan puting berwarna kemerahan dan cukup panjang menonjol sebesar ruas pertama kelingking saya, bentuk pantat saya padat namun tidak terlalu besar, saya tidak pernah merasa memiliki wajah yang terlalu cantik walau banyak teman yang mengatakan saya pantas jadi model.

Ada teman saya yang sinis mengatakan kenapa saya dijodohkan dengannya, sebab dia nggak laku hinggak berumur 32 tahun belum menikah sehingga harus dijodohkan dengan saya yang jauh lebih muda. Suatu pernyataan yang sama sekali tidak benar, kalau mas Aries mau pasti banyak yang mau menikah dengannya selain pendidikannya lumayan tinggi, kaya, dia lumayan ganteng dan orangnya baik serta humoris, tapi dia terlalu sibuk dengan sekoah nya lalu dilanjutkan dengan kariernya. Dua tahun lalu pernikahan kami dipercepat karena mas Aries harus bertugas di Korea dengan kontrak kerja selama 5 tahun. Jadilah kami menikah kemudian berangkat ke Korea. Di Korea kami tingal di sebuah kota Industri dan mas Aries adalah satu2nya tenaga ahli yang berasal dari Indonesia. Namun kami tinggal di sebuah apartement di semacam komplek milik perusahaan. Mas Aries sendiri sebagai tenaga ahli sering sekali pergi ke luar kota tempat kami tinggal selama beberapa hari. Selain Apartement terdapat juga beberapa bangunan untuk mess bagi karyawan dengan grade yang lebih rendah.

Dan kebetulan banyak terdapat TKI yang bekerja disana umumnya mereka bekerja sebagai cleaning service atau buruh pabrik di perusahaan itu (nasib anak bangsa hihihi). Mungkin kalau kita tinggal di Indonesia kita kurang perhatian dengan tetangga yang status kelasnya jauh dari kita, tetapi sebagai sesama perantau di negri asing mas Aries sering sangat bersikap ramah ke para cleaning service dan buruh itu dengan mengundang mereka main ke apartement kami yang walaupun sempit namun tetap jauh lebih besar dari mess mereka. Yang paling sering datang adalah dua orang cleaning service bernama mas Mantri dan mas Hari mas Mantri tubuhnya gempal tidak gendut namun lumayan gemuk kulitnya hitam tampangnya nakal. sedang mas Hari hmmm nggak beda jauh sama Tukul yang lagi populer di Indonesia, tapi orangnya sangat pendiam. Mas mantri menurut penilaian saya sangat menyebalkan sebab sering menatap saya seolah2 serigala yang menatap seekor anak kelinci saya suka bilang ke mas aries tapi kata dia biar aja mungkin karena kamu cantik dan istri mas Mantri ditinggal di Indonesia.

Read more