Tetanggaku Yang Menggairahkan

Pertama-tama saya akan memperkenalkan diri saya.Nama saya Ocha,saya masih sekolah di sebuah SMA swasta dikotaku.Saya mempunyai ukuran penis yang bisa membuat semua wanita terkejut karena ukurannya.Penis aku mempunyai panjang 19,6 cm dan diameternya 5 cm.Mungkin karena kedua orang tuaku adalah keturunan bangsa arab,dan aku pun merasa bersyukur karenanya. Cerita yang akan saya ceritakan ini adalah cerita yang benar-benar terjadi tanpa ada rekayasa sedikit pun.ketika mengalami kejadian ini saya berumur 16 tahun.kejadian ini terjadi ketika saya pergi main ke rumah salah seorang temanku yang bernama angga.angga adalah seorang anak kecil berumur6 tahun.aku sering main kesana karena disana aku bisa main play station sepuas-puasnya.angga mempunya kakak perempuan yang bernama mba riri,yang berumur 20 tahun.mba riri orangnya manis dan mempunyai payudara yang besar dan pantat yang montok. Selain mba riri,dirumah angga juga ada ibunya yang bernama ibu siska dan berumur sekitar 40-an,tetapi ibu siska mempunyai tubuh yang sangat montok sekali dan aku sangat tidak tahan melihat keindahan tubuhnya.karena sangat tidak tahan,aku pun memutuskan untuk mengintip bu siska dan mba riri.Ketika itu aku pergi main ketempat angga,dan disana hanya ada bu siska sedang bersih-bersih rumah.

“Angga ada bu?”Tanyaku. “Angga pergi kerumah bu dhenya ama mba riri barusan,mungkin sebentar lagi pulang cha,tunggu aja disini ambil maen play station aja”,jawabnya sambil tetap melanjutkan bersih-bersih. Aku pun menyalakan play station dan mulai main sepak bola.ketika aku bermain,aku tidak bisa berkonsentrasi karena bu siska hanya menggunakan celana pendek yang sangat ketat,sehingga aku pun mencuri-curi pandang kearahnya. “cha,ibu mandi dulu ya,ntar kalo angga dateng kamu bukain pintunya ya”kata bu siska memberi tahu. “Beres deh”Kataku dengan penuh semangat,karena aku pun sudah tidak tahan untuk mengintipnya. Bu siska akhirnya pergi ke kamar mandi dan aku secara perlahan mengikutinya dari belakang.ketika pintu kamar mandi ditutup dari dalam aku pun mulai mengintip dari celah yang cukup lebar,mungkin karena kayu pintunya sudah lapuk jadi celah itu terbentuk.dada ku berdesir ketika aku melihat bu siska membuka bajunya satu persatu hingga akhirnya dia telanjang bulat alias bugil didepan mataku. badannya sangat putih bersih beda dengan mba riri yang hitam,mungkin bu siska rajin merawat badannya.payudara bu siska sangat besar dan membuat aku kaget sekaligus menjadi sangat bernafsu.ketika aku melihat ke selangkangannya,aku terkejut karena di kelaminnya kok tidak ada rambutnya?tapi aku justru lebih bernafsu melihat kelamin yang gundul tanpa rambut milik bu siska.

Bu siska mulai mengguyur badannya dengan air dan dia pun mulai menyabuninya dengan lembut.ketika tangannya menggosok payudaranya,dia menggosok dengan gerakan meremas-remasnya dan kemudian mendesah.Aku kaget mendengar desahannya,tapi aku tetap diam tak bersuara.ketika tangan kanan bu siska sibuk dengan meremas-remas payudaranya,tangan kirinya pun mulai menggosok-gosok vaginanya dengan lembutnya. karena aku sudah sangat bernafsu akhirnya aku pun masuk ke kamar mandi sebelah dengan maksud aku akan onani di kamar mandi itu. “Siapa di sebelah?”bu siska bertanya padaku karena aku membuka pintu kamar mandi sebelah dengan suara yang cukup keras. “ini ocha bu”jawabku sekenanya. “Oo,lagi ngapain disitu,mau ngintip ibu ya?” Aku gelagapan diberi pertanyaan seperti itu,tapi akhirnya aku jawab sekenanya aja “gak kok bu,aku pengin pipis aja nie,dah kebelet banget nie,ntar kalo ngompol di celana kan malu” “ya udah pipis aja tapi jangan ngintip ya”kata bu siska sambil meneruskan mandinya. Aku pun akhirnya membuka celana ku dan mulai mengocok penisku yang sudah tegang dari tadi.

Read more