Bini Panlok Doyan Kontol Part 3

Lanjutan bini panlok doyan kontol part 3 enjoy saja nikmati keindahan tubuh-nya…

Read more

Tergila-gila Penis Bengkok

Jam 10.00 Ayu sampai di hotel Nusantara Jl. Pasarkembang yang letaknya di sebelah selatan Stasiun Tugu Yogyakarta. Setelah mengurus administrasi pada resepsionis, ia segera mendapatkan kunci kamar no.21.”Selamat beristirahat Tante,” kata petugas resepsionis dengan mata tak berkedip memandangi buah dada Ayu yang pagi itu dibalut T-Shirt putih dan CD merah. Sehingga nampak kontras dipandang. Tapi justru itulah yang membuat mata pemuda petugas resepsionis tak berkedip memandangi pentil Ayu.

Setelah membuka pintu kamar, Ayu langsung duduk di sofa yang ada luar kamar tidur dengan wajah grogi. Dadanya berdegup kencang. Sampai detik ini perempuan Bali beranak satu itu masih bingung, kenapa ia bisa mempunyai keberanian seperti itu. “Apa yang telah membuatku nekat seperti ini?”, batinnya sembari matanya memandangi sekeliling kamar hotel yang ia pesan pagi tadi. Ia pun segera merebahkan dirinya ke sofa. Rok jeans yang dipakainya tersingkap ke atas membuat pahanya yang putih mulus kelihatan. Tiba-tiba ada suara ketukan pintu. Ayu segera bangun. Namun ia tidak langsung membukakan pintu. Ia nampak grogi dan segera membenahi rambutnya yang sedikit acak-acakan. Ia ingin terlihat cantik dan sexy di hadapan Yogi. Suara ketukan pintu kembali terdengar. “Saya membawa makanan yang Tante pesan”, terdengar suara dari luar.

Wajah Ayu kembali tenang. Setelah pelayan hotel keluar, Ayu segera merebahkan kembali tubuhnya di atas sofa. Ia coba memejamkan matanya. Namun tiba-tiba terdengar HP nya berbunyi. Tertanyata ada SMS dari Yogi. “Sayang, kamu sudah tak sabar menungguku ya?”, begitu bunyi SMS itu. “Dasar Mas Yogi ini pandai mempermainkan nafsuku”, batinnya dengan wajah tak sabar. Tiba-tiba kembali terdengar suara HP. Ternyata masih SMS dari Yogi. “Kamu sudah siap mereguk kenikmatan bersamaku kan?”.

Read more