Malam Panas dengan Mbak Shinta

Namaku Ferry aku adalah seorang laki-laki berumur 20 tahun, setiap harinya sibuk kuliah dan juga sebagai manager pada satu perusahaan keluarga. Aku berasal dari Medan lebih tepatnya Chinese Medan, penampilanku mungkin tidak terlalu rupawan tapi cukup enak dilihat, secara fisik tidak kurus lebih tepatnya bertubuh gempal bayangkan saja seperti Wayne Rooney.

Ohh.. yaa… My lovely namanya Shinta berumur 35 tahun, yaa… memang dia sudah berkeluarga dan sudah punya dua orang anak. Tapi setiap laki-laki yang belum tahu pasti mengira dia masih remaja, tidak kelihatan sedikit pun wajah seorang ibu yang sudah mulai termakan usia, bahkan sampai sekarang pun aku masih tidak menyangka dia sudah punya dua orang anak. Dia tinggal dengan keluarganya di pulau Borneo. Karena aku tidak mahir untuk menggambarkan ukuran2 tubuh, aku gambarkan saja dia sangat mirip artis Bella Safira.

Awal cerita kita berkenalan adalah ketika kita sama2 sedang dalam satu tread di XX dan saling memberikan komentar, lama kelamaan semakin sering ngobrol sampai akhirnya kita bertukar nomer HP. Sebuah perkenalan yang aneh memang tapi sangat berbekas, hingga akhirnya timbul rasa suka satu sama lain. Bukan karena nafsu semata tapi memang dia wanita yang sangat anggun dan hati ini telah berhasil direbutnya. Semakin hari hubungan kami berdua semakin dekat hingga tidak ada lagi kecanggungan untuk saling berterus terang bahwa kita telah sama sama saling menyukai. Namun karena kita terpisah begitu jauh aku di Jakarta dan dia di Kalimantan maka komunikasi cuma berlangsung lewat Hp dan chat.

Hingga saat yang kami nantikan tiba, minggu lalu dia dapat tugas di Jakarta, waaahhh… mendengar hal itu aku sangat senang tapi juga deg-degan karena ini pertemua pertama kami. Hari sabtu kemarin tepatnya dia datang ke Jakarta dan menginap disalah satu hotel dibilangan Kuningan. Siang harinya ketika aku sedang ngantor tiba-tiba ada panggilan masuk di Hp ku dan ternyata mbak shinta yang menelepon. ”Sayang aku udah di hotel nih, tar mlm km ada waktu?? Kalo ada kamu main ya ke sini, aku kangen…..” setelah mendengar itu aku sempat bingung mau jawab apa, tapi karena aku sendiri memang sangat ingin bertemu aku jawab ”iya.. tar mlm aku kesana”

Read more