Perawat Penggoda

akhir oktober 2009 di sebuah rumah sakit disurabaya ..

berawal saat istri melahirkan Oi junior ke-2 .. dari awal masuk dan menginap dikamar kelas 1 Oi sudah ngerasa ada 1 perawat yang pandangannya suka nakal .. beberapa kali beradu pandang, Oi kok menangkap ada kerlingan nakal dari salah seorang perawat yang belakangan Oi tau namanya Sasa .. kerlingan dan sikap aneh itu berlanjut sampai bini melahirkan dan menginap beberapa hari untuk pemulihan ..

kejadian pertama ..

suatu pagi..
Seperti biasa pagi-pagi polda pergi ke ruang ASI untuk memberikan asupan ASI yang cukup kepada sikecil. Kebetulan hari itu kamis jadi Oi ga kerja jadi kebagian temeni polda malam harinya, dan pagi-pagi langsung mandi di RS langsung ngantor gantian ama mertua yang temeni polda. kebetulan ruang kelas 1 berisi 2 bed, karena ga ada pasien laen Oi malamnya tidur di bed sebelah yang ditutupi gorden.

Setelah beres-beres tempat tidur Oi mandi. Ga tau kenapa Oi yang sudah lama ga ML ( tau sendiri bini lagi hamil, mau jajan ga berani takut entar ada apa-apa dg calon anak Oi ) kok pagi itu pengen banget ngeluarin peju yang mungkin sudah membatu dalam testis Oi. Masuk kamar mandi, tutup pintu ( yang sayangnya ga ada kunci ) .. lalu ambil gayung .. byur-byur .. basah dech. Ambil sabun.. lalu coli .. Ehm enak banget rasanya si titit meski yang maenin si tante ( tangan tengen / tangan kanan i mean ). sampe ga nyadar menahan nafas keenakan .. bayangin bro berbulan2 menahan peju.

Tiba-tiba brak .. alamak pintu terbuka dan berdiri seorang perawat cakep bernama sasa dengan muka yang susah digambarkan mimiknya .. kaget, bingung, malu plus penasaran kali ya..

” Ehm eeh bapak, kirain ibu ..ini mau anterin obat paginya ibu.. tadi saya ketok2 pintu ga ada jawaban, dikamar ibu ga ada, saya ketok pintu kamar mandi ga ada yg jawab, sedang saya dengar air kamar mandi nyala kenceng mau saya matikan”  ” ehh. . ehm ga taunya ada bapak … lagi asyik” heran gw nih perawat nyerocos dengan pandangan seperti terpaku melihat apa yang gw lakukan ..

Read more

Kutiduri istri tetanggaku yg genit.

Aku diangkat menjadi ketua RT.13 pada awal tahun 2007, oleh warga di komplek perumahanku. aku tinggal di komplek perumahan Kelapa Gading Jakarta utara. seperti biasa pekerjaan seorang ketua RT. di lingkungan perumahanku yaitu menarik iuran keamanan dan kebersihan setiap bulannya. menyipan daftar warga dan membuat surat pengantar. setelah lebih dari 3 bulan akau menjadi ketua RT. aku mulai tahu secara lengkap profil setiap wargaku. Dari usia, alamat, telephon maupun berapa jumlah anggota keluarganya. Eh ternyata di lingkungan komplekku banyak sekali Ibu2 mudanya mereka cantik dan sexy 2, usia antara 25-32 Thn. Setelah aku mempelajari data dan situasi. maka aku tertarik pada istri tetanggaku yang cantik,putih dan sexy. Ia benama Zara. Usianya baru 25 Thn dan belum mempunyai anak. suami Zara seorang pengusaha kayu. Jarak usia Zara dan suaminya terpaut 13 Thn. Karena suaminya sering ke kalimatan, maka Zara sering ditinggal. Dalam 1 Bln. suaminya paling hanya 2-2,5 minggu ada di rumah.

dengan semangat 45 aku mengatur berbagai strategi agar aku harus mendapatkan / meniduri Zara istri tetanggaku. tepatnya akhir bulan Maret lalu. Seperti biasa aku sengaja datang sendiri ke rumah Zara untuk menagih iuran keamanan dan kebersihan. waktu menunjukan PK. 18.00 WIB. Aku mengetok pintu rumah Zara. setelah beberapa saat, pintu dibuka. Dan ternyata yang membukakan pintu zara sendiri. Eh, pak RT.! maaf lama membukakan pintunya. karena pembantuku tidur dia sedang sakit katanya. ada apa nih pak ? kok repot2 datang kesini sendiri ? (kata Zara) sambil membukakan pintu. ayo masuk pak !! Nggak cuma mau menarik iuran kamsih aja kok.! Suami sedang di kalimantan, tanyaku. Iya nih mungkin lusa dia baru balik katanya.

Eh pak kita ngobrol di ruang tengah aja ya karena ACdi ruang tamu sedang rusak / tdk dingin ajak si Zara! Oya nggak apa2. sambil aku duduk di sofa ruang keluarga. Zarah menggunakan daster yang transparan saat itu. sehingga BH dan Cd nya yang berwarna hitam terlihat transparan aleh terangnya lampu ruang keluarga. aku jadi tidak konsentrasi saat itu.melihat paha yang putih mulus tepat didepan mataku. kusodorkan kartu iuran agar di tanda tangani, ah saat itu Zara membungkuk dan terlihat jelas buah dadanya yang putih dan bulat dari balik dasternya. Singkat cerita kami ngobrol kesana kemari dan waktu sudah menunjukan Pk.18.45. yang ada dalam pikiranku saat itu bagaimana aku bisa mencumbu dan melumat buah dada Zara yang 36B itu. Pembicaraan semakin akrab, sampai mengarah pada masalah pribadi. Oya pak aku ambilkan dulu uang iurannya di kamar. sambil menanyakan bapak mau minum apa.? ambil aja sendiri di kulkas ! maklum pak pembantu sakit. setelah Zara masuk kekamar. Pikiran kotorku semakin menjadi jadi. aku berdiri dan nekad membuka pintu kamar Zara yang ternyata tidak dikunci. Ternyata zara masih di kamar mandi. Kututup pintu kamar dari dalam. Dan setelah itu kulepas baju dan celana panjangku. Aku tinggal memakai CD. Beberapa detik kemudian Zara keluar dari kamar mandi hanya mengenakan BH hitam saja.

Read more